Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XVI Universitas Negeri Malang: Membumikan Al-Qur’an, Meraih Prestasi Gemilang

Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XVI Universitas Negeri Malang (UM) kembali digelar setelah vakum selama kurang lebih dua tahun akibat pandemi covid-19. MTQ Tingkat Universitas ini diselenggarakan dalam rangka menggali potensi mahasiswa UM di berbagai cabang MTQ, sekaligus untuk mempersiapkan diri dalam keikutsertaan di ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an Mahasiswa Nasional (MTQMN) yang akan datang. MTQ ini diselenggarakan oleh Seksi Kesejahteraan dan Kewirausahaan Universitas Negeri Malang dengan menggandeng Unit Kegiatan Mahasiswa Al-Qur’an Study Club (ASC).

Rektor Universitas Negeri Malang, Prof. Dr. Hariyono, M.Pd. mendukung penuh kegiatan tersebut dan membuka secara resmi pada Jumat (25/11) di Aula A20 Gedung Kuliah Bersama UM. MTQ yang dilaksanakan pada tanggal 26-27 November ini diikuti oleh 398 peserta yang tergabung dalam kafilah masing-masing fakultas di Universitas Negeri Malang.

MTQ UM tahun ini digelar dengan 11 cabang Musabaqah, dengan rincian sebagai berikut:

Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) yang diikuti oleh 27 peserta,

Musabaqah Qira’at Sab’ah (MQS) yang diikuti oleh 5 peserta,

Musabaqah Tartilil Qur’an (MTL) yang diikuti oleh 41 peserta,

Musabaqah Hifzhil Qur’an (MHQ) Kategori 4 juz, 10 juz, dan 15 juz yang diikuti oleh 31 peserta,

Musabaqah Khaththil Qur’an (MKQ) Kategori dekorasi dan kontemporer yang diikuti oleh 25 orang,

Musabaqah Fahmil Qur’an (MFQ) yang diikuti oleh 12 tim dengan jumlah 36 orang,

Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ) yang diikuti oleh 8 tim dengan jumlah 24 orang,

Musabaqah Debat Ilmiah Kandungan Al-Qur’an dalam Bahasa Arab (MDIA) yang diikuti oleh 4 tim dengan jumlah 8 orang,

Musabaqah Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (MKTIQ) yang diikuti oleh 13 tim dengan jumlah 26 orang,

Musabaqah Desain Aplikasi Al-Quran yang diikuti oleh 10 tim dengan jumlah 19 orang, dan

Musabaqah Banjari yang diikuti oleh 16 tim dengan jumlah 160 orang.

“Jangan sombong, meskipun kita sudah juara umum 4 kali berturut-turut, harus tetap berusaha sekuat tenaga untuk mempertahankan prestasi serta benar-benar membumikan Al-Qur’an di Universitas Negeri Malang, bukan hanya untuk musabaqah, tapi lebih dari itu” pesan Rektor Universitas Negeri Malang dalam sambutannya saat pembukaan, selaras dengan tema yang diambil untuk MTQ XVI UM tahun 2022 “Membumikan Al-Qur’an, Meraih Prestasi Gemilang”. Tema ini diambil dengan harapan syiar Al-Qur’an tidak hanya berjalan ketika menyambut agenda musabaqah tapi kegiatan-kegiatan tentang Al-Qur’an harus berkesinambungan dan berjalan demi syiar Al-Qur’an di Universitas Negeri Malang.

Sebagaimana kegiatan MTQ ini dibuka, MTQ XVI UM juga ditutup dengan rangkaian acara yang tak kalah meriah.  Malam penutupan MTQ XVI UM dilaksanakan di Aula A20 GKB UM, dengan dihadiri segenap peserta dan jajaran Kemahasiswaan UM serta para Dewan Hakim. Dapatkan welcome bonus hingga 100% hanya di Winslot777 slot online terpercaya di Indonesia. Kegiatan ini ditutup oleh Ustadz Dr. Achmad Sultoni, S. Ag., M.Pd.I. selaku ketua dewan hakim MTQ XVI UM tahun 2022. Kemudian dilanjutkan dengan pengumuman kejuaraan dan Fakultas Sastra kembali lagi menjadi juara umum di ajang MTQ XVI UM. “Jangan besar kepala bagi para pemenang dan jangan lah berkecil hati bagi yang belum berkesempatan menang”, pesan Ustadz Sultoni menjelang menutup kegiatan tersebut. Kami ucapkan selamat kepada seluruh pemenang, MTQ UM bukanlah ajang menyombongkan kemampuan namun merupakan bentuk syiar Al-Qur’an.

Pewarta: Nanda Nafiatul Husna

Tinggalkan Komentar