Waktu Belajar Efektif Menurut As-Sunnah

s

Mendidik di waktu masih anak-anak bagaikan melukis (mengukir) di atas batu dan mendidik di waktu sudah tua bagaikan mengukir di atas air

Rasulullah SAW bersabda:

مثل الذي يتعلم العلم في صغره كالنقش على الحجر، ومثل الذي يتعلم العلم في كبره كالذي يكتب على الماء
(رواه الطبراني عن أبي درداء)

Artinya: “Perumpamaan orang yang belajar ilmu pada saat masih kecilnya adalah bagaikan mengukir di atas batu. Dan perumpamaan orang yang belajar ilmu pada saat masa tuanya adalah bagaikan orang yang menulis di atas air. (HR. Imam Thabrani dari Abi Darda’)

Hadist tersebut memiliki arti bahwa ilmu yang diterima sewaktu masih kecil itu mudah meresap dan tidak mudah hilang. Ingatan orang muda masih segar dan belum banyak memiliki kesibukan. Berbeda dengan orang yang sudah tua, kesibukanya selalu bertambah dan daya ingatnya mulai menurun seiring bertambahnya umur. Maka dari itu, jika sudah tua ilmu yang diterima mudah terlupa.

Sebuah syair dalam Muslich (2018: 48) mengatakan:

وما العلم إلا بالتعلم في الصبا # وما الحلم إلا بالتعلم في الكبر

Tiada ilmu kecuali dengan belajar saat masih anak – anak dan tiada sabar kecuali dengan belajar di waktu tua.

Referensi: Muslich, K.H.M.B. 2018. Tamsil – tamsil dan Cerita Ajaib dalam Al – Qur’an & As – Sunnah. Malang: LP3AH.

Departemen Syiar UKM ASC

Tinggalkan Komentar