Sejarah UKM ASC di Kampus 2 Universitas Negeri Malang

Malang – Awal mula berdirinya UKM ASC kampus 2 UM dimulai sejak tahun 2016. Dengan segala ikhtiar dan semangat dari rekan-rekan angkatan 2015 dalam mengenalkan UKM ASC di kampus 2. Ada Khoirunnisa, Wasilatul Jannah, dan Nurul Wildatir Rahmah. Semuanya bermula dari tiga orang tersebut yang menjadi mentor atau pengajar BBQ (Bimbingan Baca Al Qur’an).

Pada tahun 2016 ada masa kepemimpinan Alifudin Ikhsan. Muncullah ide dari beliau untuk membentuk UKM ASC di kampus 2 dengan mencari mentor BBQ yang berasal dari mahasiswa kampus 2, dan bertemulah dengan ketiga mahasiswa tersebut. Tekad, keberanian dan semangat merekalah yang menyetujui ide dari Ketua Umum. Dirintislah UKM ASC di kampus 2 dengan koordinator yaitu Khoirunnisa, sekretaris Wasilatul Jannah dan bendahara Nurul Wildatir Rahmah.

Setelah UKM ASC terbentuk beserta kepengurusannya, maka diadakanlah pembinaan seperti yang ada hingga saat ini. Pada awal terbentuknya masih bernama workshop. Terdapat lima macam workshop pada saat itu. Workshop tersebut terdiri dari workshop tahsin, tartil, tilawah, tahfidz, dan khatt. Dalam workshop ini pesertanya kebanyakan dari angkatan 2015, dan hanya ada 2 orang yang paling aktif dari angkatan 2014, yaitu Masluhil Inayah dan Retno Dwi Safitri.

Pada pertengahan kepengurusan ketiga pengurus tersebut mereka merasa masih terlalu kecil untuk menjadi pengurus organisasi. Akhirnya, dengan melihat keaktifan dan keistiqomahan 2 peserta workshop yang berasal dari angkatan 2014, maka diajaklah berunding. Ternyata mereka berdua sangat tertarik dan mau membantu untuk mengurus UKM ASC di kampus 2.

Setelah melakukan musyawarah dan sharing, maka dilakukanlah reshuffle kepengurusan yang disetujui oleh ketua umum. Tidak hanya reshuffle pada pengurus inti, mereka juga telah memutuskan untuk.mengadakan departemen-departemen seperti ASC yang berada di kampus pusat. Terdapat tiga departemen pada saat itu. Departemen kaderisasi, pembinaan dan syiar.

Maka pada saat itu juga naiklah Retno Dwi Safitri sebagai koordinator dan Masluhil Inayah sebagai Sekretaris. Sedangkan Nurul Wildatir Rahmah tetap pada posisinya yaitu bendahara. Posisi CO Kaderisasi ada pada Wasilatul Jannah yang awalnya menjabat sebagai sekretaris. Lalu untuk CO departemen lainnya mengambil peserta workshop yang paling aktif pada saat itu. Ada Fenny Agustina Amanda sebagai CO pembinaan, dan Nur Kholifah sebagai CO departemen syiar. Sejak itulah nama workshop diganti menjadi pembinaan.

Pada pertengahan tahun 2017 terjadilah estafet kepengurusan yang kembali diurusi oleh angkatan 2015. Ada Fenny Agustina Amanda sebagai koordinator dan Wasilatul Jannah sebagai CO Kaderisasi. Sedangkan Nur Kholifah sebagai CO Pembinaan dan Nur Afiyah Rohmayanti sebagai CO Syi’ar. Untuk melanjutkan kepengurusan tersebut membutuhkan banyak kader. Maka CO Kaderisasi bertugas untuk mencari kader dari angkatan 2017. Mencari dan menghubungi anggota yang aktif dan pernah mengikuti pembinaan.

Terdapat kira-kira 20 kader dari angkatan 2017. Mereka membantu kepengurusan ASC Kampus 2. Banyak dari angkatan 2017 yang belum mengikuti TAQUR yang menurut prosedur belum boleh untuk menjadi khudama’ muda, tetapi mereka (angkatan 2015) tidak mempermasalahkan hal tersebut. Selama ada yang mau untuk mengurusi ASC. Hingga di tahun 2018 saat mengadakan open house (Grand Opening versi ASC Kampus 2) mendapatkan lebih dari 30 peserta angkatan 2018. Mereka juga rajin mengikuti pembinaan. Peserta pembinaan mulai mengalami peningkatan kuantitas. Jika biasanya khat hanya diikuti 1 atau 2 orang peserta saja, di tahun 2018 sudah meningkat hingga 5 peserta. Tidak hanya khat, pada pembinaan Tahsin mengalami peningkatan kuantitas yang sangat fantastis. Begitu pula pada pembinaan-pembinaan yang lain.

Bulan November 2018 lalu dari pihak ASC yang berada di kampus pusat mengadakan TAQUR VI. Maka kesempatan bagi angkatan 2017 dan 2018 untuk mengikutinya. Ada sekitar 20 peserta lebih yang mendaftar TAQUR dari kampus 2. Alangkah bersyukur pengurus ASC kampus 2 mengalami peningkatan kuantitas kader untuk kepengerusan selanjutnya.

Hingga saat ini keseluruhan terdapat 40 kader yang berasal dari kampus 2. Baik dari angkatan 2016,2017, dan 2018. Pada kepengurusan tahun ini, amanah koordinator dilanjutkan oleh Achmad Chafidz Reza Maulana dari angkatan 2016. Choiriyah angkatan 2017 sebagai sekretaris, dan Aisyah Rohmadian angkatan 2017 sebagai bendahara.

Pada kepengurusan tahun ini banyak hal baru yang akan ditorehkan ASC Kampus 2. Seperti akan lebih menggencarkan syiar ASC di kampus 2, memunculkan kembali departemen yang dulu pernah dihapuskan, proker-proker yang semakin baru dan inofatif, dan masih banyak lagi.

Alhamdulillah UKM ASC kampus 2 terus hidup dan berkembang hingga saat ini. Berawal dari tangan-tangan wanita yang penuh semangat dan keinginan besar untuk mengenalkan dan memajukan UKM ASC di kampus 2 yang berorientasi menuju jalan yang Allah ridhai dan menjadi pemuda yang berjiwa Qur’ani. Maka dari itu kita sebagai pengurus ataupun anggota ASC harus terus semangat dalam memperjuangkan dan memperkenalkan ASC terutama di kampus 2, sehingga banyak anak yang mengenal UKM ASC dan tertarik untuk ikut serta bersama-sama belajar Al Qur’an dan belajar menuju jalan yang Allah ridhai. Aamiin aamiin ya rabbal alamin..

 
 
 
Oleh : Husna Azizah

Tinggalkan Komentar