Pilihlah Hal yang Menguntungkan Dunia dan Akhiratmu

“Hidup adalah pilihan. Pilihlah hal-hal yang menguntungkan dunia dan Akhiratmu”

Cobaan dan ujian akan selalu ada. Setiap kita pasti ada ujiannya masing-masing. Tak ada yang terlewatkan. Ibarat sebuah sekolah, hidup pun begitu. Tapi, sebaiknya dalam hidup kita belajar dari sebuah ujian, bukan belajar untuk ujian.

Ujian yang kita terima itulah yang akan kita ambil hikmah dan pelajarannya.

Bila kita tak mampu menerimanya maka pelajaran dan hikmah itu tak akan pernah ada. Jadi, jika ditimpa suatu ujian maka selesaikan dengan tuntas bersama pertolongan Allah dan juga kesabaran. Datangnya ujian dan cobaan memang selalu tak terduga. Datang begitu saja tanpa pernah bertanya. Tapi, satu hal yang kita harus tau bahwa setiap cobaan dan ujian yang Allah timpakkan, tak pernah lebih dari kemampuan setiap insan. Percayalah bila bersama kesulitan ada kemudahan, setiap pilihan pasti terdapat jalan, sementara di antara sebuah cobaan dan ujian pasti terdapat hikmah dan pelajaran.

Hakikatnya ujian untuk menguatkan langkah ke depan. Ujian itu untuk membuat kita semakin tangguh dalam setiap perjalanan kehidupan. Ujian itu merupakan cara Allah untuk melihat cinta kita kepada-NYA. Apakah saat di uji bertambah imannya atau malah sebaliknya? Apakah saat di uji ia akan mengeluh atau bersabar? Apakah saat di uji ia akan berusaha dekat dengan Allah atau malah menjauh? Apakah ujian mampu membuat ia tetap setia atau malah durhaka? Bila ujian membuat kita semkain jauh dan malah menyalahkan Allah berarti cinta kita pada sang Pencipta hanya sedikit, atau boleh jadi malah tak ada.

Kita ini hamba, harus menurut juga menerima. Apapun yang Allah beri harus kita terima dengan suka cita, seperti saat kita menerima nikmat dan karunia-NYA. Semua harus kita syukuri, karena pasti ada kebaikan di sana. Apapun yang terjadi selalu bersabarlah dan berprasangka baiklah kepada Allah. Karena, pada-NYAlah tempat kita bergantung dan meminta pertolongan.

Bila masalah, gelisah, dan gundah sering mengisi harimu, mungkin ada yang salah mengenai hubunganmu dengan Allah yang tak dekat. Atau bisa jadi jarak sujudmu dengan sajadah sering tak rapat. Karena kesibukan kita terhadap dunia, dan boleh jadi karena rutinitas yang padat, doa kita menjadi begitu singkat,. Padahal kita tahu apa-apa yang kita cari di dunia perihal rizqy itu datangnya dari Allah. Bila kewajiban sering kita abaikan dan acap kali kita sepelekan maka tak heran bila hidup kita pun sering tertimpa ujian dan cobaan.

Cobaan dan ujian itu tak selalu menguatkanmu tapi bisa jadi itu sebuah teguran untuk menyadarkanmu. Selalu jadikan Allah sebagai prioritas, agar masalah yang kita hadapi bisa tuntas. Karena pada dasarnya Allah adalah jalan keluar dari setiap masalah yang kita hadapi. Maka tak heran jika gelisah dan gundah karena kita sering kali lupa untuk berdoa dan meninggalkan kewajiban. Dengan senantiasa mengingat Allah hati kita akan terasa tenang dan damai.

Sungguh bahagia bila kita selalu menempatkan Allah menjadi pilihan yang utama dan pertama, karena di sana Allah pasti akan selalu menjadikan kita pun sama. Kita menjadi hamba yang selalu di cukupkan dan di dahulukan. Aamiin. (Husna Ningrum)

Tinggalkan Komentar