Menyempurnakan Makharijul Huruf

Makhoorij adalah bentuk jamak dari kata makhroj, yang secara bahasa berarti tempat keluarnya sesuatu. Makharijul huruf merupakan tempat keluarnya huruf atau letak pengucapan huruf Al-Qur’an. Makharijul huruf juga dapat dikatakan sebagai tempat keluarnya bunyi huruf Hijaiyyah ketika dibaca. Makharijul huruf terbagi menjadi lima bagian, yaitu rongga mulut (jauf), rongga tenggorokan (halqi), lidah (lisani), kedua bibir (syafatani), dan pangkal hidung (khaisyum).

  • Rongga mulut (jauf) merupakan tempat keluarnya huruf mad/huruf panjang.

Contoh : وَمَا, اِنِّيْ, قُوْلُوْا

  • Rongga tenggorokan (halqi) yang meliputi tenggorokan bagian bawah (ء – ه),tenggorokan bagian tengah (ح – ع), dan tenggorokan bagian atas (غ – خ)
  • Lidah (lisani) meliputi pangkal lidah dekat anak lidah dengan langit-langit yang lurus diatasnya (ق), pangkal lidah dengan langit-langit yang lurus diatasnya dan sedikit keluar dari makhraj ق (ك), lidah bagian tengah dengan langit-langit yang lurus diatasnya (ج ش ي), pangkal tepi lidah (ض), ujung tepi lidah (ل), ujung lidah (ن), ujung lidah tepat (ر), kulit gusi (د ت ط), runcing lidah (ص س ز), dan gusi (ث ذ ظ).
  • Kedua bibir (syafatani) meliputi bibir bawah (ف), bibir bawah dan atas (م ب و)
  • Pangkal hidung (khaisyum) merupakan tempat keluarnya suara dengung atau gunnah. Contohnya : nun ditasydid (اِنَّ), mim ditasydid (اَمَّا), nun sukun sebab idghom bigunnah, iqlab, dan ikhfa’ haqiqi (مِنْ قَبْلِ), dan mim sukun bertemu mim dan ba’ (لَهُمْ مَا).

Di dalam ilmu tajwid tidak hanya menerangkan tentang hukum-hukum bacaan yang terdapat di dalam Al-Qur’an, namun ilmu tajwid juga membahas tentang makharijul huruf sehingga terdapat perbedaan dalam membaca huruf hijaiyyah. Mengapa makharijul huruf perlu disempurnakan? Menyempurnakan makharijul huruf bertujuan agar seseorang dapat membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar sehingga maknanya tidak keliru. Karena jika terjadi suatu kesalahan dalam pelafalan huruf hijaiyyah, hal tersebut dapat memberikan arti atau makna baru. Huruf hijaiyyah sendiri memiliki sifat huruf, dimana sifat-sifat itulah yang membedakan masing-masing huruf hijaiyyah.

Departemen Syiar UKM ASC

Tinggalkan Komentar