Freedom Boleh, Bodoh Jangan

Assalamu’alaikum Sobat Qur’ani! Seperti judul yang ada di atas, kita akan membahas Freedom (kebebasan). Freedom adalah suatu kebebasan yang dimaknai secara luas sehingga memiliki konteks yang positif dan negative. Dalam konteks kali ini Freedom akan diambil dari sudut pandang negative dimana Freedom diasosiasikan dengan cara hidup yang terlalu bebas, seks, bebas, dan segala hal yang buruk. Atau secara ringkas diidentikkan dengan bermain slot di Pelangigame situs slot online terpercaya.

Sobat Qur’ani pernah mendengar kata LGBT tidak? LGBT itu adalah kepanjangan dari Lesbian, Gay, Bisexual dan Transgender dimana ini merupakan penyimpangan sosial yang memiliki orientasi yang bertentangan dengan fitrah manusia, agama, adat istiadat masyarakat. Saat ini keberadaan LGBT semakin meningkat dan bahkan banyak pihak yang mendukung mereka secara terang-terangan di muka umum. Ternyata pada zaman nabi Luth peristiwa ini terjadi loh. Peristiwa ini dijelaskan dalam Q.S. Al ‘Araf: 80-81 yang berbunyi:

وَلُوطًا إِذْ قَالَ لِقَوْمِهِ أَتَأْتُونَ الْفَاحِشَةَ مَا سَبَقَكُمْ بِهَا مِنْ أَحَدٍ مِنَ الْعَالَمِينَ

“Dan (Kami juga telah mengutus) Luth, ketika dia berkata kepada kaumnya, “Mengapa kamu melakukan perbuatan keji, yang belum pernah dilakukan oleh seorang pun sebelum kamu (di dunia ini)”

Hukum Sihaaq (lesbian) sebagaimana dijelaskan oleh Abul Ahmad Muhammad Al Khidir bin Nursalim Al Limboriy Al Mulky (Hukmu al liwath wa al Sihaaq, hal. 13) adalah haram berdasarkan dalil hadis Abu Said Al Khudriy yang diriwayatkan oleh Al Imam Muslim (no. 338), At-Tirmidzi (no. 2793) dan Abu Dawud (no. 4018) bahwa Rasulullah SAW berkata: “Janganlah seorang laki-laki melihat aurat laki-laki lain, dan jangan pula seorang wanita melihat aurat wanita lain. Dan janganlah seorang laki-laki memakai satu selimut dengan laki-laki lain, dan jangan pula seorang wanita memakai satu selimut dengan wanita lain”

Secara fitrah, manusia diciptakan oleh Allah SWT dengan nafsu, adanya naluri digunakan untuk melanjutkan keturunan dengan rasa cinta antara lawan jenis. Adanya LGBT adalah karena sekularisma yang dianut oleh kebanyakan masyarakat Indonesia. Sekularisme adalah pemisahan antara agama dan kehidupan. Mereka menganggap tidak ada pemuasan naluri ini akan mengakibatkan bahaya pada manusia, baik itu secara fisik atau psikis. dan ini selain merugikan diri juga merugikan orang lain. bahkan perilaku ini dalam kisah kaum Luth membuat mereka membangkang pada ajaran Luth. Itulah yang membuat Allah murka dan meng-azab mereka.  Oleh karenanya sebagai sesama manusia, rasanya kurang pantas untuk memandang rendah dan mengucilkan mereka yang memiliki orientasi seksual berbeda. Yang terpenting ialah selama tidak berbuat pada perilaku yang menyimpang dan melampau batas, mereka tetaplah saudara sesama manusia. Wallahu a’lam

Kritik dan saran terkait Mading ASC dapat ditulis Disini
Gabung sekarang di jayaslot4d bandar togel online terpercaya di indonesia.

Departemen Syiar

Tinggalkan Komentar