Ajak Aku ke Surga

Surga merupakan tempat yang disediakan oleh Allah untuk orang-orang yang bertakwa yang akan ditempati setelah kehidupan di dunia. Kenikmatan surga adalah hal paling diinginkan oleh semua umat muslim, di mana semua kenikmatan itu tidak pernah dilihat oleh mata, terdengar oleh telinga, dan tidak pernah terlintas dalam pikiran manusia.

إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَهُمْ جَنَّاتٌ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ ۚ ذَٰلِكَ الْفَوْزُ الْكَبِيرُ

Artinya: “Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal yang saleh bagi mereka surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; itulah keberuntungan yang besar” (Q.S. Al-Buruj: 11)

Seorang muslim pasti meyakini dalam dirinya bahwa kehidupan di dunia ini hanyalah sementara, ia meyakini bahwa perjalanan yang akan dtempuh akan sangatlah jauh dan panjang, sebab setelah kehidupan dunia semuanya akan menghadapi dua fase kehidupan yaitu alam barzakh (alam kubur) dan alam akhirat yang kekal dan abadi. Untuk menggapai sesuatu yang mulia memang bukanlah hal yang mudah dan bisa disepelekan, didalamnya memerlukan usaha yang maksimal dan usaha yang tanpa henti sehingga apa yang ingin digapai benar-benar terwujud dengan izin Allah SWT. Semuanya mengetahui dan memahami bahwa jalan yang bisa menyampaikan seseorang kepada surga setelah rahmat Allah SWT. adalah menaati Allah dan Rasul-Nya. Di mana ketaatan tersebut ialah dengan mempercayai segala berita yang disebutkan dalam al-Qur’an dan As-Sunnah, menjalankan segala perintah dan menjauhi segala larangan yang ada didalamnya.

Memiliki sahabat yang baik tentu menjadi sesuatu yang patut untuk di syukuri karena ia akan selalu mengingatkan kepada kebaikan. Diriwayatkan bahwa apabila penghuni surga telah masuk ke dalam surga, lalu mereka tidak menemukan sabahat-sahabat yang selalu bersama mereka dahulu di dunia, maka bertanyalah mereka tentang sahabat-sahabat itu kepada Allah SWT. “Ya Rabb, kami tidak melihat sahabat-sahabat kami yang sewaktu di dunia sholat bersama dengan kami, puasa bersama kami dan berjuang bersama kami.”  Maka Allah berfirman, ”Pergilah ke neraka, lalu keluarkan sahabat-sahabatmu yang di hatinya ada iman walaupun hanya sebesar zarah.” (HR Ibnul Mubarak, dalam kitab Az Zuhd).

Al Hasan Al Bashri berkata, “Perbanyaklah sahabat-sahabat mukminmu, karena mereka memiliki syafaat pada hari kiamat.” Sementara Ibnul Jauzi pernah berpesan kepada sahabat-sahabatnya sambil menangis, ”Jika kalian tidak menemukan aku di surga bersama kalian, maka tolonglah bertanya kepada Allah tentang aku, ‘Wahai Rabb kami, hamba-Mu fulan sewaktu di dunia selalu mengingatkan kami tentang Engkau. Maka masukanlah dia bersama kami di surga-Mu.”

Kritik dan saran terkait Mading ASC dapat ditulis Disini

Departemen Syiar

Tinggalkan Komentar