Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) UM ke XIV Tahun 2018: Langkah Nyata Menuju Generasi Rabbani Berjiwa Qurani

Malang. Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) al-Qur’an Study Club (ASC) kembali menghelat pergelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) UM untuk ke-14 kalinya. Musabaqah (lomba) yang berlangsung mulai tanggal 26-28 Oktober 2018 ini diikuti oleh 524 peserta yang tergabung dalam kafilah masing-masing fakultas di Universitas Negeri Malang.

 

MTQ UM tahun ini mengadakan 11 cabang lomba yaitu Musabawah Tilawatil Qur’an (MTQ), Musabaqah Tartilil Qur’an (MTrQ), Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ), Musabaqah Fahmil Qur’an (MFQ), Musabaqah Karya Tulis Ilmiah al-Qur’an (MKTIQ), Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ), Musabaqah Debat Bahasa Inggris Kandungan al-Qur’an (MDBI), Musabaqah Debat Bahasa Arab Kandungan al-Qur’an (MDBA), Musabaqah Desain Aplikasi Komputer al-Qur’an (MDAKQ), Musabaqah Khaththil Qur’an Dekorasi (MKQ), Musabaqah Khaththil Qur’an Kontemporer (MKQ).

 

Mengusung tema “Aktualisasi Diri Menjadi Generasi Rabbani Berjiwa Qur’ani”, harapannya selain menjadi wadah untuk syiar al-Qur’an, MTQ UM juga sebagai langkah nyata kampus untuk mengajarkan al-Qur’an pada civitas akademik UM. “Geliat MTQ UM terus berkembang pesat dari waktu ke waktu, dukungan universitas bukan hanya wacana belaka. MTQ adalah jalan kami untuk syiar al-Qur’an . namun yang paling utama adalah gerakan memberantas buta aksara al-Qur’an di kampus serta mengajar mengaji untuk mahasiswa”- M. Alifudin Ikhsan (Ketua Dewan Hakim MTQ UM ke XIV).

 

Ada awal ada akhir, ada pembukaan ada penutupan, begitu juga dengan MTQ UM ke XIV. Malam penutupan MTQ UM ke XIV bertempat di Sasana Budaya Universitas Negeri Malang. Selain dihadiri segenap peserta, acara ini ini juga dihadiri oleh Wakil Rektor III UM yaitu Bapak Dr. Syamsul Hadi, M.Pd., M.Ed., jajaran petinggi UM, dan para Wakil Dekan III tiap fakultas. Dimulai pukul 19.00 wib, penutupan ini berlangsung dengan semarak, mulai dari penampilan grup gambus dari sastra UM, parade tilawah, dan beberapa sambutan.

 

Selain sebagai langkah syiar dan memberantas buta al-Qur’an. Ajang MTQ UM ini juga sebagai wadah mencari benih-benih pejuang yang akan berlaga di MTQ Mahasiswa Nasional tahun 2019. Saat sambutan Wakil Rektor III UM, beliau Bapak Dr. Syamsul Hadi, M.Pd., M.Ed., mengatakan “Mari bersama-sama kita bertekad untuk mempertahankan UM sebagai juara umum di MTQMN tahun 2019”, menunjukkan bentuk semangat dan dukungan penuh beliau untuk ajang akbar MTQMN tahun depan.

 

Setelah sambutan Wakil Rektor III sekaligus menutup acara secara resmi, dilanjutkan dengan momen yang ditunggu-tunggu peserta yaitu pengumuman kejuaraan dari MTQ UM ke XIV. Dan Fakultas Sastra (FS) lagi-lagi berhasil mempertahankan juara umum pertama di ajang MTQ UM, disusul oleh Fakultas Teknik (FT) sebagai juara umu kedua, dan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) sebagai juara umum ketiga.

 

Selamat kami ucapkan kepada seluruh pemenang, dan jangan berkecil hati bagi yang belum berhasil. Ajang MTQ UM bukanlah ajang untuk pamer kemampuan, tetapi jauh dari itu semua, MTQ UM merupakan bentuk syiar al-Qur’an dan rantai perjuangan untuk mewujudkan mahasiswa muslim UM melek aksara al-Qur’an.

 

Pewarta: Izzatun Navis – Departemen Syiar UKM ASC UM

sahabat qurani

UKM Al-Qur'an Study Club merupakan UKM baru di Universitas Negeri Malang pada tahun 2013 yang bergerak dalam ranah pembinaan ke-alqur'anan. Namun eksistensi UKM ASC telah mewarnai kampus dengan berbagai prestasi yang gemilang.