Mengoreksi Huruf Wawu, Fa’, dan Qaf

Bagi seorang muslim pasti tidak akan asing dengan huruf-huruf hijaiyah. Huruf yang berjumlah dua puluh delapan tersebut telah dipelajari sejak bangku sekolah dengan harapan mampu membaca Al Quran. Untuk membaca Al Quran yang bertuliskan tulisan Arab memang dibutuhkan sebuah keterampilan. Pasalnya sistem tulis Arab berbeda dengan Alfabet. Tulisan Arab memiliki sistem tulisan yang menyambung-nyambung, sehingga bentuk tiap huruf hijaiyah akan berubah sesuai dengan dimana huruf itu diletakkan.

Semisal saja huruf ha’, ketika huruf ha’ berada di depan akan berbeda apa bila ia berada di tengah kata begitu pula ketika di akhir.

Namun perlu diketahui faktanya tidak sedikit masyarakat Indonesia salah menulis huruf wawu, fa’, dan qaf. Mengapa demikian?

Hal ini masih belum banyak diketahui oleh masyarakat kita. Apabila dibaca ketiga huruf ini memang dapat dengan mudah untuk dibedakan. Namun ketika ditulis tidak sedikit orang akan menyamakan ekornya. Bagi kebanyakan masyarakat untuk membedakan ketiga huruf tersebut adalah melalui ada tidaknya titik dan jumlah titik yang ada pada huruf tersebut. Padahal ekor ketiga huruf tersebut berbeda sama sekali. Tidak sama dengan huruf jim, kho’, dan cha yang memiliki ekor yang sama.

Dalam ilmu khat yang mempelajari cara menulis Arab yang benar dan indah telah dijelaskan bagaimana cara menulis huruf wawu, fa’, dan qaf. Secara teori ketiga ekor tersebut berdasarkan pada huruf-huruf yang lain yaitu ra’, ba’, dan nun.

Ekor dari huruf wawu mengambil dari huruf ra’ sehingga ekornya masih berada di bawah garis, bukan di atas garis

Ekor dari huruf fa’ mengambil dari huruf ba’ sehingga ekornya berada di atas garis dan memiliki bentuk ekor yang memanjang sebagaimana huruf ba’

 

Ekor dari huruf qaf mengambil dari huruf nun sehingga ekornya masih berada di bawah garis, bukan di atas garis, serta bentuknya melengkung seperti mata pancing

 

sahabat qurani

UKM Al-Qur'an Study Club merupakan UKM baru di Universitas Negeri Malang pada tahun 2013 yang bergerak dalam ranah pembinaan ke-alqur'anan. Namun eksistensi UKM ASC telah mewarnai kampus dengan berbagai prestasi yang gemilang.