PATUT JADI TELADAN KETUA UMUM UKM ASC 2018 MEMBORONG PIALA LKTI DI SEMARANG

Zainur Ridho Wahyu Ismail, ketua umum UKM ASC 2018/2019 baru saja menorehkan prestasi yang patut dibanggakan. Ia baru saja menggaet dua piala sekaligus dalam ajang Lomba Karya Tulis Ilmiah “Public Health Competition” yang diselenggarakan oleh LKMKMI Wilayah 3 Semarang Jawa Tengah sebagai juara dua dan tiga pada Kamis, 3 Mei 2018. Sebagai Ketua Umum ASC ternyata tak menghalangi langkahnya untuk berprestasi. Bahkan menjadi lecutan baginya untuk terus memperbaiki diri dan me-menage waktu dengan baik. Meskipun awalnya ia berpikir tidak bisa menjalani hal tersebut secara bersamaan, namun berkat metode brainstorming (tidak mendesak dan tidak penting, mendesak dan tidak penting, tidak mendesak penting, mendesak dan penting) yang ia terapkan Alhamdulillah segala kesibukkannya dapat diselesaikan dengan baik.

“Mie instan saja perlu proses dahulu sebelum jadi (bisa dimakan), apalagi kita” tutur Wahyu.

Menurut Wahyu tentunya bisa sampai seperti ini karena proses panjang yang telah ia lalui. Sebagai orang yang cukup dikenal dikalangan mahasiswa, Wahyupun tak ingin menyimpan rahasianya sendiri, bahkan ia juga ingin jika orang-orang disekitarnya bisa ataupun lebih baik dari dirinya. Berikut tips-tips yang ia bagikan agar bisa terus berprestasi: pertama belajar kepada yang ahli dan meminta saran darinya, kedua segera menentukan apa yang ingin dicapai, ketiga jangan takut memulai dan teruslah mencoba, dan yang terakhir adalah mendekatkan diri kepada Allah.

Adapun karya yang dibawa Wahyu saat LKTI di Semarang yang pertamanya berjudul “Smart EBI (Smart Educational Bio Energies) Sebagai Inovasi Pembelajaran dan Teknologi Biogas dalam Rumah Tangga Guna Mewujudkan SDG’S 2030” mendapatkan juara 2 ditemani dengan Nisyah Imani sebagai anggota tim. Dan karya keduanya berjudul “Smart Book, Inovasi Pengembangan Media Pembelajaran Kesehatan Berbasis Pop-up dan Augmented Reality Guna Mengatasi Penyakit Stroke dan Mewujudkan SDG’s 2030” bersama Alfanny Kuswanda, dan Fitri Khal Miah juga berhasil memperoleh juara ke-3 dalam lomba tersebut.

Dalam proses pembuatan karya tersebut tentunya ada hambatan-hambatan yang menghadang. Kata Wahyu meskipun ada teman yang perlu arahan lebih karena belum familiar dengan lomba tersebut, namun ada kebahagiaan tersendiri ketika bisa menyemangati teman dan membuatnya sukses. Ya begitulah sosok Wahyu, Ketua Umum UKM ASC 2018  “Yang terpenting Lillah mencari barokah-Nya, insya Allah ilmunya dapet”. Menurutnya mengikuti lomba dan menjadi juara memang suatu yang membanggakan, namun lepas dari itu semua, yang terpenting adalah bagaimana kita mencari keberkahan disetiap langkah kita.

 

Penulis Dwi Roudhotillah

Editor Izzatun Navis

sahabat qurani

UKM Al-Qur'an Study Club merupakan UKM baru di Universitas Negeri Malang pada tahun 2013 yang bergerak dalam ranah pembinaan ke-alqur'anan. Namun eksistensi UKM ASC telah mewarnai kampus dengan berbagai prestasi yang gemilang.